
I found this picture, with sad title somewhere…
Hopefully, it will be the last sadness that she ever had… since I love her, very much…
Bercerita tentang Sekber, mengingatkan saya pada kenangan semasa kuliah. Yeap… Sekber FT UNUD adalah tempat saya menghabiskan hampir sebagian waktu saya sebagai mahasiswa. Kalo pagi sibuk berkutat dengan diktat kuliah, praktikum, ujian, dan sebagainya, maka Sekber menjadi alternatif bagi saya untuk merasakan kehidupan lain sebagai mahasiswa waktu itu. Cheah… gawat sajan asane kehidupan lain…
Sekber adalah singkatan dari Sekretariat Bersama. Jadi kalo Sekber FT UNUD (selanjutnya disebut sekber) itu adalah Sekretariat Bersama Fakultas Teknik UNUD. Kurang kata mahasiswa-nya ya? Yeah… whatever… Kita biasa menyebutnya sebagai Sekber! Secara umum, Sekber adalah sekretariat bagi organisasi-organisasi kemahasiswaan di lingkungan FT UNUD. Ada SMFT UNUD (Senat Mahasiswa Fakultas Teknik UNUD) dan BPM FT UNUD (Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Teknik UNUD) untuk tingkat fakultas, dan HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan di tingkatan Jurusan). Terakhir waktu saya tamat, total ada 8 HMJ, yaitu 4 HMJ reguler dan 4 HMJ ekstensi (untuk 4 jurusan yaitu Teknik Sipil, Teknik Arsitektur, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil).

Ga ada ide postingan. Hehehe… Terpaksa re-post postingan teman di sini dan di sini (I thought they were joking when they said that they will post the pictures in their blog).
Waktu Pagerwesi kemarin yang kebetulan bertepatan dengan waktu odalan di kantor (Blessing Ceremony istilah kerennya hehehe…). Di kantor saya Pagerwesi bukan merupakan hari libur. Hanya saja, untuk rekan-rekan yang beragama Hindu, kegiatan kerja dihentikan sementara untuk memberikan kesempatan melakukan persembahyangan.
Nah, berhubung waktu sudah menunjukkan pukul 10, maka saya pun menghentikan semua aktivitas pekerjaan dan…. berubah… (gaya pengucapan Kotaro Minami waktu berubah jadi Ksatria Baja Hitam Heheheh…). Jadilah saya mengenakan pakaian seperti ditunjukkan seperti gambar di bawah ini. Seorang kawan yang kebetulan membawa kamera, berinisiatif mengabadikan momen tersebut. Hasilnya seperti ditunjukkan pada gambar berikut.

Selamat Tahun Baru 2009 semuanya! Semoga Tuhan memberikan anugrah yang terbaik untuk diri kita, untuk keluarga, untuk semua kawan, dan untuk negara dan bangsa kita di tahun 2009.
Image Source: http://i225.photobucket.com/albums/dd145/tempest-azure/Happy-New-Year.jpg
Tulisan ini sebetulnya saya tulis hari minggu (30 November 2008), tapi baru sempat posting hari ini. Jadi abaikan saja tanggal postingnya, soalnya saya males edit tulisan ini untuk menyesuaikan tanggalnya. Hehehe…
Siang tadi, sewaktu asik online tiba-tiba ada telepon dari adik sepupu saya.
My bro: sing ke lapange? Antosina jak Bogel dini..
Me: suba rame ditu? Nah..nah.. ben 10 menit raga kemu.
Bogel, seorang teman saya dari semasa kecil rupanya sudah stand by di Lapangan Argasoka, Sesetan. Saking asiknya online, saya lupa ternyata sore ini ada pembukaan Porseni dalam rangka HUT STT Widya Bhakti. Yah… acara Porseni ini adalah program kerja tahunan. Acara Porseni tahun lalu pernah saya posting juga di sini, dan di sini.
Saya pun bergegas ke lokasi yang ternyata sudah ramai dipadati oleh tidak hanya warga STT, namun juga dari warga banjar dan masyarakat sekitar. Mereka terlihat sangat antusias menyaksikan berlangsungnya acara pembukaan ini, apalagi untuk orangtua-orangtua yang anak-anaknya ikut ambil bagian dalam rangkaian acara ini.
Kau yang tak pernah mengetuk pintuku
Katakan siapa yang tersedu di depan cermin
Berulang mengeja namamu
Mungkin aku penjaga taman yang hanya punya gumam bosan
Tak mampu melompat lebih jauh dari angan
Melampaui kenangan yang melulu muram
Sedang daun-daun menyisakan basah
Melinang diam-diam bersama bayang-bayang kekasih kemarin petang
Aku melompat ke dalam mendung
Ke dalam embun selembut bibirmu
Membayangkan kolam biru dalam doa yang lupa kupanjatkan
Aku basah oleh masa silam
Oleh kecupan lekas yang membekas
Note: puisi ini buatan seorang kawan yang ga mau disebut namanya.
| © 2010 IMS' Blog | Suffusion WordPress theme by Sayontan Sinha |
Recent Comments