Tulisan ini sebetulnya saya tulis hari minggu (30 November 2008), tapi baru sempat posting hari ini. Jadi abaikan saja tanggal postingnya, soalnya saya males edit tulisan ini untuk menyesuaikan tanggalnya. Hehehe…

Siang tadi, sewaktu asik online tiba-tiba ada telepon dari adik sepupu saya.

My bro: sing ke lapange? Antosina jak Bogel dini..
Me: suba rame ditu? Nah..nah.. ben 10 menit raga kemu.

Bogel, seorang teman saya dari semasa kecil rupanya sudah stand by di Lapangan Argasoka, Sesetan. Saking asiknya online, saya lupa ternyata sore ini ada pembukaan Porseni dalam rangka HUT STT Widya Bhakti. Yah… acara Porseni ini adalah program kerja tahunan. Acara Porseni tahun lalu pernah saya posting juga di sini, dan di sini.

Mr. Bogel cuman keliatan setengah wajahnya

Saya pun bergegas ke lokasi yang ternyata sudah ramai dipadati oleh tidak hanya warga STT, namun juga dari warga banjar dan masyarakat sekitar. Mereka terlihat sangat antusias menyaksikan berlangsungnya acara pembukaan ini, apalagi untuk orangtua-orangtua yang anak-anaknya ikut ambil bagian dalam rangkaian acara ini.

Untuk sekelas event STT, Porseni STT Widya Bhakti setiap tahunnya bisa dibilang cukup meriah. Sangat meriah bahkan! Dalam rangkaian kegiatannya Porseni STT Widya Bhakti tidak hanya melibatkan warga STT saja. Mulai anak-anak, warga banjar dari Bapak-bapak sampai Ibu-ibu PKK, bahkan Lansia juga ikut ambil bagian dalam rangkaian kegiatan ini.

Untuk pembukaan tadi sore, acara diawali oleh iring-iringan deville peserta yang dikawal oleh regu Baleganjur anak-anak. Deville ini diikuti oleh beberapa tim (istilah kerennya sih kontingen dalam event-event yang lebih besar) yang akan berlaga di event-event Porseni ini nantinya. Tim-tim tersebut yaitu empat regu dari STT berdasarkan tempekan (semacam pembagian wilayah banjar secara adat) yaitu dari Tim Ta’aja dari Tempekan Tanggu Kaja, Tim Speqlen dari Tempekan Tengah Kaja, Tim Tekel – yang mana mereka menjuluki tim nya dengan istilah Pedal (Pemuda Dangin Lapang) karena daerah tempekannya berada tepat di sebelah timur lapangan Argasoka – dari Tempekan Tengah Kelod, dan Tim Sosex dari Tempekan Tanggu Kelod. Selain dari STT ada juga tim-tim dari tim Bapak-bapak (saya pakai istilah Bapak-bapak saja, soalnya mereka sudah menikah hehehe…) disebut dengan tim SKJ yang juga dibagi berdasarkan tempekan yaitu SKJ Tuka-tuka (Tanggu Kaja), SKJ Speqlen (Tengah Kaja) , SKJ Teka (Tengah Kelod) , dan SKJ Sosex (Tanggu kelod). Selain itu juga ada barisan dari Ibu-ibu PKK, Lansia, Tim Wasit, dan tidak lupa juga dari Tim Panitia yang menyebut diri mereka dengan istilah KAMP (Kreativitas Anak Muda Pegok).

Benar-benar meriah. Setelah deville, kemudian dilanjutkan dengan upacara pembukaan yang dibuka secara resmi oleh Bapak Lurah Sesetan, kemudian dilanjutkan dengan atraksi Tari Pusparesti dari Sanggar Tari Widya Bhakti yang ditarikan oleh anak-anak, dilanjutkan dengan Senam Lansia dari para veteran-veteran di lingkungan Banjar Pegok (veteran banjar maksudnya). Setelah atraksi-atraksi selesai kemudian dilanjutkan dengan pertandingan eksebisi dari tim sepakbola anak-anak yang tergabung dalam Putra Pegok.

Tahun ini, pertandingan dan perlombaan yang diselenggarakan tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Adapun pertandingan dan perlombaan itu dibagi ke dalam empat kategori yaitu:

Olah Raga

  • Sepak Bola
  • Bulu Tangkis
  • Dagongan dan Tarik Tambang
  • Lari Lintas Alam
  • Tenis Meja dan Tenis Lapangan
  • Jalan Cepat
  • Biliar
  • Catur

Seni Budaya

  • Tari Bali
  • Makendang Tunggal
  • Canang Sari, Gebogan, dan Tamiang
  • Penjor

Pendidikan

  • Cerdas Cermat SD dan SMP
  • Kuis Widya Bhakti

Sosial

  • Gerakan kebersihan di areal Lapangan Argasoka

Saya benar-benar salut atas antusiasme dari semua pihak yang terlibat. Adanya acara Porseni ini sangat memberikan nilai positif dalam upaya pelestarian nilai-nilai olahraga dan seni budaya. Jika anda kebetulan lewat di daerah saya, mungkin akan anda temui bendera-bendera dipasang di kawasan tertentu yang bukan bendera partai melainkan bendera dari masing-masing Tim. Jangan salah! Biarpun hanya sekelas Tarkam, tapi Porseni ini memberikan suasa kompetisi yang cukup positif sebab dalam sejarah pelaksanaannya saya tidak pernah mendengar sampai ada keributan dalam setiap eventnya.

Sayang sekali, banyak dari STT yang ada di Bali dalam keadaan mati suri. Padahal menurut hemat saya, adanya organisasi-organisasi kepemudaan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan mental generasi muda kita. Jika awalnya hanya kumpul-kumpul latihan sepakbola, nantinya jika sudah solid mungkin bisa diarahkan untuk diskusi-diskusi serius semacam membahas UU Pornografi misalnya. Saya percaya, apapun bentuknya (OSIS, Organisasi Kemahasiswaan, STT, Karang Taruna), organisasi kepemudaan bisa memberikan efek yang signifikan pada perkembangan budaya di lingkungan masyarakatnya.

Diskusi lewat elemen-elemen kecil masyarakat semacam STT ini saya kira lebih murah untuk kampanye-kampanye pemberantasan narkoba, AIDS, penanggulangan Global Warming, apalagi demonstrasi menolak UU Pornografi. Jauh lebih hemat, dibandingkan bikin iklan di TV-TV swasta nasional seperti yang dilakukan banyak bakal capres belakangan ini.

Yah… Tanpa bermaksud ngajum-ngajumin STT saya, acara ini saya kira bisa menjadi sebuah contoh untuk STT lain di Bali yang saat ini mungkin dalam keadaan mati suri. Bukan hanya di Bali, di seluruh Indonesia saya pikir sangat relevan.

Oya, acara puncaknya diadakan pada tanggal 15 Maret 2009. Mungkin kalau mau dateng boleh-boleh aja saya kira, soalnya biasanya acara hiburannya memang ditujukan untuk umum.


  • Share/Bookmark

12 Responses to “Pembukaan HUT STT Widya Bhakti ke 39”

  1. GungWie says:

    weis.. semarak sekali kegiatan STT nya bli.. dirimu ikut yang mana? hehe

    [Reply]

  2. a! says:

    wah, lengkap sekali acara dan laporannya. tinggal bikin lomba blog saja. pasti makin meriah. :D

    [Reply]

  3. ick says:

    setuju dengan bli anton…

    [Reply]

  4. nurhadi says:

    wahhh..salute man, patut ditiru tuh…bener-bener bagus acara seperti St.Widya Bhakti, kami St. Dwi Tunggal kerobokan siap menyusul..wekeke..

    Banyak juga yah peserta nya trus meriah lagi..

    Ok semoga sukses acaranya, btw tidak semua Sekehe Teruna mati suri broe..hehe..

    [Reply]

  5. Meggi says:

    Pang be!

    nak menyesuaikan dengan tema blog… jeg kayang ne ngae bin sik ne isine urusan serius mkejang…

    hahahahahahahaha…

    baca2 gen Sur… maklum, jiwa lagu cinta konden ilang2 ne…

    hahahahahaah

    [Reply]

  6. Yanuar says:

    keren acaranya nok.
    setuju dengan tambahan lomba blog.
    he.he.

    [Reply]

  7. artana says:

    Wah ternyata masih ada STT yang aktif kayak gini bli….salut dah!

    [Reply]

  8. RiRi says:

    lagi mood nulis yah? huekeke..buanyak buangetttt

    aettttt ganti skin dia loooo cuit cuit..nah nah ini dah lebih bagus, lebih sejuk diliat dibanding kemarin, pasti terinspirasi diriku yah hukekekeke GR amats.

    [Reply]

  9. komink says:

    ajung 2 jempol buat STT WIDYA BHAKTI jaman sekarang masih juga ada STT yang aktif.

    [Reply]

  10. dini says:

    oke bgt tuch . . .
    gw stujoe bgtZ . . .

    [Reply]

  11. yovita says:

    prend . . .
    it kan hal trbaik. . .
    gw dukung bRo . . .

    [Reply]

  12. GOOD LUCK ST WIDYA BHAKTI
    SEMOGA JAYA SEPANJANG MASA

    Sambil Promosi dik, klo temen2 ada yang pengen cari
    Made to order ;
    t_shirt, Jaket, Kemeja, Balinese tshirt, dll
    FREE DESIGN
    hub. 0361 8773820, 08563738839
    MANK_AMA PEGOK
    R”BH!, Bali art, Clothing & Design

    [Reply]

Leave a Reply

(required)

(required)

© 2010 IMS' Blog Suffusion WordPress theme by Sayontan Sinha